Team Ekitoyama Homecoming Race. Terdengar seperti judul sekuel film Spiderman tapi benar adanya. Setelah berpetualang dengan roadshow mengikuti event drag race di seluruh event di pulau Jawa, akhirnya pada Sabtu, 26 Maret 2022 yang lalu. Team yang berasal dari kota Lampung ini turun gunung di Pringsewu Drag Race 2022, di kota Pringsewu Lampung. Dengan di komandani oleh Rezky Audrey Setiadji atau Eki, team ini berhasil memboyong sebanyak 15 podium atau piala dari event ini.
Setelah berangkat dri kota Lampung jam 6 pagi, dan menempuh perjalanan darat sekitar 1 jam, akhirnya tibalah saya dan rombongan di kota PringSewu. Dan walaupun semua armada perangnya berada di kota Jakarta, namun Eki tak mau membedakan antara event di Jawa dengan di luar Jawa. Pengusaha muda ini pun memboyong ke-5 mobil drag race Andalannya, mulai dari jazz GK5, Evo III, hingga 3 Estilo All Motor.
“ Rasanya senang aja bisa ngramein drag race di kota Sendiri
Terlebih lagi saya punya kenangan disini, yaitu dulu pertama kali terjun balap atau drag race dengan Mitsubishi Pajero Sport di sini, dan juga jaman hanya sebagai penonton. Dan Alhamdullilah saya bisa kembali lagi kesini untuk balapan bersama team saya” kesan Rezky Audrey Setiadji perihal perasaannya bisa comeback lagi ke Pringsewu
Uniknya lagi si Baymax yang biasanya tampil dengan aksen carbon pada fender depan, trunk, skinny wheels, dan tanpa seat tengah. Maka pada race kali ini Baymax pulang kampung dengan memakai baju standarnya, kecuali hood yng masih boleh carbon sebagai syarat untuk ikut di kelas sedan & city car 0-1500cc standar
Karena bertanding di kendang sendiri, Team Ekitoyama juga turun dengan formasi seluruh anggotanya mulai dari GD3, GE8, GK5 matic dan manual, hingga Scirocco R nya.
Dan tentu saja 3 pasukan Estilo All Motor plus 1 Epo III beserta sang tuner Indonesian Performance Centre yang diboyong ke Pringsewu Lampung. “Team Ekitoyama full squad rencana awalnya balap drag race di Sentul tetapi 4 hari sebelum hari H ganti jadi ikut drag race di Lampung” terang Weda sang tuner IPC yang pernah turun balap di Lampung di Way Halim.
Eki pun bercerita kepada saya bahwa banyak orang yang menginginkan Eki dan timnya turun di event drag di Pringsewu karena ingin melihat secara langsung seperti apa tim balap yang dikomandaninya ini beraksi dengan mobil-mobil balapnya seperti balap di pulau Jawa.
Eki pun mengatakan bahawa alasannya lebih memilih Pringsewu daripada Sentul Drag Fest yang jadwalnya bersamaan adalah karena ini adalah pertama kalinya Pringsewu mengadakan event balap setelah sekian lama absen akibat covid.
Jadi pengusaha muda asal kota Lampung ini pun terpanggil untuk ikut meramaikan balapan di kandangnya sendiri dengan memboyong seluruh armada perangnya dari bengkel Indonesian Performance Centre di kota Depok, Jawa Barat.
Well, ternyata cuaca di kota Pringsewu kamaren terpantau panas nya kurang lebih sama dengan kota Surabaya. Namun saya pikir ya mungkin 1 level dibawah kota Surabaya.
Bahkan Eki pun sempat mengeluhkan perihal panasnya cuaca kabupaten yang berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari kota Bandar Lampung. But the race must go on, diapun sudah lengkap dengan helm dan racing harness yang terpasang pada dirinya menandakan dia siap untuk heat pertama di kelas bracket 9 detik.





















