PRINGSEWU DRAG RACE CHAMPIONSHIP 2022

Pringsewu Drag Race Championship 2022 menjadi debut saya liputan di luar pulau jawa pasca gentingnya Covid-19. Adalah Rezky Audrey Setiadji atau Eki team owner dari Team Ekitoyama Lampung yang memboyong saya pada tanggal 26 Maret 2022 yang lalu ke kota Pringsewu, Lampung.

Another circuit unlocked. Track 201m di Pringsewu sendiri merupakan track jalan di area perkantoran kabupaten Pringsewu. Sebuah kabupaten  yang berjarak 1 jam dari kota Lampung. Dan seperti biasa tantangan dari balap di luar pulau Jawa (jika bukan di lanud), maka jalan bergelombang, rusak atau berpasir, tidak lurus, bahkan tidak rata (menurun atau menanjak) akan menjadi tantangan tersendiri bagi Anda atau pun 350 peserta drag race kemaren.

Dan buat saya Lampung merupakan  salah satu kota yang masuk list liputan saya yang masih terkunci di pulau Sumatera disamping list unlocked city saya yang sudah tercentang hijau. Seperti Jambi, Pangkal Pinang, Medan, dan Pekanbaru. Target saya berikutnya adalah Palembang, Padang, Batam, dan Aceh.

Sebanyak 350 peserta yang datang dari berbagai kota di pulau Sumatera (Palembang, Jambi, Pangkal Pinang hingga Padang)juga termasuk dari Jakarta head to head dengan para pembalap dan team balap asal kota Lampung pada race yang hanya di selenggarakan pada 1 line aja atau 1 jalur aja mengingat line ke-2 tidak layak untuk digunakan . (akhirnya digunakan sebagai alur balik ke paddock dan start).

Drag di Pringsewu kemaren memang didominasi oleh 2 tim besar asal kota Lampung, yaitu Deno Cars

Dan tentu saja Team Ekitoyama Lampung yang memboyong sebanyak 3 estilo all motor, 1 GK5, dan 1 Epo 3 untuk meramaikan hajatan homecoming race mereka.

Yang jelas race di kota Pringsewu ini banyak di dominasi oleh mobil yang berlogo H baik dari keluarga Jazz, Brio, Ataupun civic. Namun saya melihat cukup banyak Civic yang sudah di doping dengan extra boost dari turbo, mulai dari civic FD. Namun sayangnya karena hasil balapnya hanya ada nama, kota, dan team. Sementara mobil nya tidak ada, membuat saya kesusahan untuk mengetahui siapa nama, team, dan hasil runnya  untuk saya tulis.

Hingga civic FB atau civic generasi ke-9 yang cukup langka sekali dipake balapan drag race, malah diajak olahraga dengan intercooler mengintip dari balik front bumper nya

Dan satu BMW F30 320i hitam dengan full aerokit M3 terlihat mencolok diantara barisan civic turbo lainnya.

Well, berbicara mengenai drag race. Perfourm tak hanya memphoto mobil high performance saja, namun juga kadang mata saya ini tertarik memphoto mobl yang underdog atau dipandang sebelah mata. Karena ini drag race, ada kelas bracket, maka semua orang bisa ikut balap dengan mobil yang mereka punya. Seperti sebuah Ford Laser Champ tahun 1991 yang memakai free flow exhaust hingga membuat mesin 140 hp 1.8 Lt nya nyaring sekali. Mengingatkan saya pada Ford Camp drag di era 90 atau awal 2000an.

Masih hidup satu jaman atau ngehits diera nya si Champ, ada si mobnas atau Mobil nasional Timor yang jika Anda gaul dijaman dulu. Maka Anda akan menemukan populasi si Timor ini bahkan yang versi anak goal nya lebih banyak daripada Kijang atau Katana atau Feroza karena harganya yang murah.

Race pun akhirnya berlanjut sampai malam hari. Dan pikir saya, wah molor sama kaya drag di Surabaya neh”. Tapi sepertinya race yang baru dimulai sekitar jam 10 siang itu, mampu menyedot minat para penonton atau masyarakat kota Pringsewu yang membuat tema semakin malam semakin ramai dan panas.

So penonton ramai, pembalap pun samakin beringas memacu mobilnya ala balapan night race.

Terlebih lagi di kelas bergengsi Pro NA yang pas digelar pada malam minggu membuat event drag di Pringsewu  ini menjadi party se party nya dengan raungan khas suara mesin all motor Honda. Dimana 2  pembalap local heroes Lampung, yaitu Rezky Audrey Setiadji dari Team Ekitoyama dan Abi dari 1313 Mesuji Racing Team x AP Speed yang membuat kelas Pro NA ini menjadi panas dengan Estilo mereka masing-masing. Di mulai dengan Abi dari 1313 Mesuji Racing Team x AP Speed yang merupakan local heroes kota Mesuji Lampung yang berhasil mencetak best time 8,720

Di kelas tertinggi mobil natural aspirated atau Pro NA, Team Ekitoyama berhasil memborong sebanya 3 podium teratas dengan Estilo Top Gun. Dimana Khrisna berhasil menjadi pembalap tercepat di kelas ini dengan membukukan best time 08,632. Lalu di ikuti oleh Eki di sebagai terbaik ke-2 dengan best timenya 08,649, dan akhirnya Weda B.P di peringkat ke-3 dengan best timenya 08,682. Bisa dibilang performa top gun malam itu menggila dengan best timenya 8,6 konstan, meskipun lebih lambat 2 detik dari best time nya 8,4 sewaktu DI kejurnas drag race rd.1 2022 Wonosari.

Di kelas FFA atau Free For All, Kadafi Saputra dari 1313 Mesuji Racing x AP Speed dengan Evo IX nya  harus puas berada di podium ke-2 dengan best timenya 8.902. Sementara sang ponakan, yaitu Abi berada di podium ke-3 dengan best timenya 8.996

Dan akhirnya Budi Setiadi dari team  HJA Racing Team Feat VK Palembang dengan Epo III nya berhasil menjadi yang tercepat di kelas Free For All dengan membukukan waktu 8.410 yang membuatnya bertengger di podium pertama di kelas FFA. Sekaligus fastest of the day.

RIO RIAN RACING BACK IN DRAG RACING

 

Bayu Sulistyo

IG : @bayusulistyoo

 

*Like us on Perfourm Facebook Fanpage

*Follow us on Instagram: @perfourm

*Hashtags your photo with #PERFOURMMACHINEHEAD, and you can be on Perfourm.com

*Hashtag your car project with #BUILDTORACE and #BUILDTOPERFOURM, and you can be on Perfourm.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini