DEBUT PERDANA B16 AP SPEED x RIO RIAN RACING DI PERTAMINA 6 HOURS ENDURANCE MANDALIKA DENGAN FINISH KE ENAM

B16 AP Speed x Rio Rian Racing berhasil finish di posisi ke-6 di kelas ITCR 1200 setelah berhasil menyelesaikan balap ketahanan 6 jam di ajang Pertamina 6 Hours Endurance  dengan tol 160 lal (6:03,45x) yang di adakan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Minggu 1 Februari 2026 yang lalu.

“ Alhamdullilah another milestone achived. Untuk prep bawa brio ini Cuma lihat onboard video aja, karena saya sendri baru nyampe sirkuit di Minggu pagi. As usual” terang Rian Risky pembalap B16 AP Speed x RR Racing asal kota Suroboyo ini.

Tim yang bermarkas di kota Bekasi dan Surabaya ini menrunkan 1 Honda Brio spek Kejurnas ITCR 1200 milik Rio Bramantio yang diboyong dari Jakarta untuk mengikuti event tahunan ini. Dengan line up pembalap duo kakak beradik Rio Bramantio dan Rian Risky, mereka pun di back up oleh M Herdy dalam membesut Honda Brio garapan B16 AP Speed. “ Untuk mobil sudah dipersiapkan dari Jakarta sama seperti mempersiapkan balap touring seperti biasanya (sprint race 10-12 lap). Namun yang kita utamakan sekarang daya tahannya supaya kuat dan tahan buat balap endurance 6 jam “ terang Imam Choiri atau Pak Apre (Daddy) chief Engineer B16 Ap Speed x RR Racing Jakarta.

Tim ini pun memulai start nya dari gird ke- Dimana M Herdy berhasil menorehkan waktu 2:09,234 pada saat QTT pada pagi hari nya yang membawanya ke posisi ke-6 overall dan ke-5 di kelas ITCR 1200 dengan top speed 145,40 km/jam (tertinggi ke-2 di ITCR 1200) pada saat track basah

M Herdy pun memulai racenya di balapan Pertamina 6 Hours Endurance dari grid ke- 4 ITCR 1200 atau 6 overall pun tampak mulai berusaha meninggalkan barisan di belakangnya.

Sementara M Herdy memulai perjuangan 6 jam ke depannya. Di pit AP Speed x Rio Rian Racing pun mulai tampak ketegangan mengintai Daddy atau pak Apre sang Chief Engineer AP Speed dan juga Rian Risky yang pada race kemaren menjadi pembalap sekaligus race engineer dalam mengitung dan  strategi menentukan kapan waktunya pit stop.

Mengingat mereka hanya balapan ber-tiga dalam tempo waktu  6 jam, yang berarti setiap pembalap mendapatkan jatah mengemudi sekitar 2 jam an. “ Kita bagi per pembalap 1 jam. Jadi total ada 6 stint” terang Rian Risky sang pembalap sekaligus race engineer pada event kemaren.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini