Dunia otomotif Surabaya tampaknya sedang full throttle dalam melakukan sebuah event pameran mobil baik itu mobil baru oleh masing-masing APM (Agen Pemegang Merek), mobil bekas, ataupun oleh sebuah event organizer yang mengumpulkan seluruh merek mobil dalam satu show bernama Motor Show. Saya sendiri di dari awal bulan Maret ini wira wira meliput event pameran mobil. Dan kali ini saya berkesempatan untuk meliput Surabaya Motor Show yang diadakan oleh PT. Intra Media Promosindo di Grand City Conventional Hall seminggu yang lalu.
Event yang diadakan selama hari 5 hari (13/3-17/3) ini di ikuti oleh sebanyak 75 stand dari parts otomotif hingga ATPM yang menampilkan produk-produk terbaru Andalan mereka. Dan taget penjualan atau transaksi selama pameran 5 hari ini adalah 100 milyar. wow. Mitsubishi Motors yang menampilakn Outlander Sport yang sudah di PIMP, lengkap dengan lips dan 18 ‘inch rims.
Saya pun tak lupa membawa bussines card saya yang baru. Hitung-hitung saya jualan website saya yang baru ini. Karena saya tak hanya berjualan untuk media online Perfourm saja, tapi kami lebih kearah jasa kreatif seperti photo, video, and web design. Insyallah kami akan bertindak sebagai EO kecil-kecilan juga dalam bidang otomotif. Yang penting halal dan untuk SO alias Sambung Oerip (nyambung hidup).
Saat ini saya lihat dan rasakan industry otomotif Korea selatan semakin berkembang pesat, ini di buktikan dengan tampang dan desain body nya yang sangat mamamia, yang so European car banget. Contohnya KIA Rio.
Mendadak dulunya orang-orang yang menganggap tampang mobilnya seperti kebanyakan film atau lagunya yang mellow, mungkin engineeringnya lagi mewek ketika membikin mobil yang disambi melihat drama korea Winter Sonata. Tapi kini no more Sarangheo dan embel-embel meweknya. Kini mobil Korea jauh lebih macho, stylish, dan elegant ala mobil Eropa. Tapi dengan harga ala Asia.
Bahkan juga sudah mulai mampu bersaing dengan mobil pabrikan tetangganya sendir, yaitu Jepang. Seperti Hyundai H1 yang bersaing dengan Toyota Alphard atau Nissan Elgrand. Tapi denga harga sekitar 450 juta rupiah.
Tentu saja dengan kenyamanan yang dibuat sedemikian cozy and comfort ala Like A Boss.
Negara tetangga juga, atau Malaysia juga tidak mau kalah dalam mengembangkan mobnas atau mobil nasional mereka bernama Proton yang dulunya bekerjasama dengan pabrikan sport car Lotus. Ngomong-ngomong mobnas, apa kabarnya Indonesia setelah gembor-gembor mobnas Timor pada era akhir 90’an dulu. Semoga saja pemerintah membuat project mobnas lagi.
Mungkin kalo Chevrolet Orlando ini di lahirkan di Indonesia bisa berubah namanya sesuai dengan nama kota di Indonesia. MPV 7 seater seharga 180 juta rupiah ini dibekali dengan mesin 1.8 Lt. Pikir saya kalo yang buat orang Indonesia, kenapa tidak diberikan nama Chevrolet Jakarta, kalo belum ear catching dan Indonesia banget, bagaimana kalo Chevrolet Nganjuk.
Pabrikan asal negeri Paman sam ini juga ikut bersaing di kelas Small MPV atau City car dengan mengeluarkan senjata andalannya berupa Chevrolet Aveo, yang tampang depan sangat macho karena head lampnya mengadopsi fascia sporty dan juga mengadopsi projector bulat juga cantik…wanitanya maksud saya.Lol
Mobil Amrika yang tekenal atau identik dengan kata “muscle car” karena bodynya yang selalu ngotak ala binaragawan dan engine nya yang selalu ber cc diatas 2.000 lt, diwakilkan oleh Dodge Journey dan Jeep Rubicon.
Namun untuk urusan model nya, mereka memilih yang feminim. Karena disamping pria yang macho selalu ada wanita yang feminim, masak wanita macho juga. Ga mobil, yang punya, dan wanitanya sama-sama ngototnya dunk
Dari daratan Eropa ada VW Scirocco, sebuah sedan hatchback yang bentuknya sangat stylish ala European car.
Dari kubu premium car, BMW, menampilkan BMW 530i Series dan BMW X6
Sedangkan tepat dibelakangnya Bavarian Motor Workz ini, ada rival abadinya yang sama-sama dari Jerman, yaitu Mercedes Benz. Benz kali ini menampilakn Mercedes Benz B200 , New SLK 2000, dan C200
Dan tentu saja C200 lengkap dengan lovely model nya.
Surabaya Motor Show 2013 kali ini tidak hanya menampilakn pameran mobil baru beserta produk otomotif lainnya, tetapi juga menghadirkan entertainment atau acara pendukung lainnya seperti lomba model Miss Surabaya Motor Show.
Dan juga photographer contest. Motor dan modelnya benar-benar sebelas dua belas….Monsta.
Tak hanya berisi acara-acara yang memanjakan mata papanya anak-anak saja, bagaimanapun juga anak-anak nya juga harus dimanjakan, supaya tidak rewel minta minta pulang atau ada alasan ke event ini. Yaitu lomba Hot Wheels. Dimana ke-2 mobil yang biasanya kita temukan di toys shop hingga mini market dekat kos saya ini, bisa juga dipertandingkan secara drag race. Tentu karena there’s no engine inside it, jadi harus di bantu supaya bisa berakselerasi dengan garis start yang dibuat berupa downhill
Kembali ke dalam arena Motor Show, ternyata selain mobil biasa, ada juga mobil yang luar biasa, yaitu sekumpulan autobots atau transformer Truck.
Kesempatan ini pun digunakan oleh anak-anak kecil untuk bergaya ala pengemudi truck. Sepertinya anak kecil ini lebih cocok mengendarai odong-odong ketimbang jadi supir bis. Everything seems to big for her.
Coba tebak apa yang saya pkirkan ketika melihat truck Benz ini? Kalo kita sekarang main ngayal-ngayalan, saya akan memodifikasi mobil ini sebagai service carnya Perfourm.com lengkap dengan ton’s of stiker livery, ton’s of tires, dan tentu saja sebuah Nissan Silvia RPS13 with extra wide body and wing, also shiny chrome deep wheels. Move away Jackie Chan, here comes Nyonk.
Atau mungkin yang ingin membeli Motor serasa dan seharga mobil, ada Ducati. Anda nantinya akan sering melihat mobil ini di sekuel ke 6 dari icon race movie saat ini, the fast and the furious.
Kembali ke daratan Jepang, ada New Honda CR-Z yang menjadi andalan pabrikan Jepang ini untuk bersaing di sport compact car yang ditambahkan embel-embel hybrid dibelakangnya. Ini adalah next generation dari Honda civic CRX yang sempat berjaya di akhir tahun 80an hingga awal 90 an. Karena mobil ini penuh dengan ton’s of high end technology , seperti mesin 110 hp yang berkode LEA 1.5 lt SOHC i-VTEC, dan dilengkapi oleh IMA atau Integrated Motor Assist, sebuah hybrid electric system yang mampu menambah extra horse power sebesar 20 hp. 20 hp instant, no turbo or event a bottle of NOS. Just and electricity with the motor. Sistem ini bekerja seperti system KERS (Kinetic Energy Recovery System) di mobil F1, yang memanfaatkan energy kinetic dari hasil pengereman yang digunakan untuk mengisi battery, lalu dimanfaatkan lagi untuk memutar motor pada bagian mesin.
Saya pun sempat berbincang dengan Pak Wendy Miharja selaku Generl Manager Honda Surabaya Center tentang CR-Z. Saya pun menanyakan mengenai lifetime dari battery yang menjadi main power dari system hybrid Honda bernama IMA. Pak Wendy pun menjawab , bahwa pihak Honda Jepang sendiri tidak memberikan info mengenai life time battery di mobil seharga 500 juta ini. Sedangkan yang namanya battery pasti ada life time nya atau expired, menurut bos HSC yang selalu fashionable ini , battery nya tidak akan mengganggu kinerja mesin CR-Z, atau malah menyebabkan mobil ini mogok karena loss power dari battery hybrid nya. Mobil tetap berjalan seperti biasanya, namun berubah menjadi mobil conventional atau biasa tidak lagi hybrid, karena 100 % menggunakan bahan bakar minyak untuk melakukan pembakaran di ruang mesin dan menggerakkan ke-4 rodanya. Dan mengenai space rear seat nya yang sempit, Pak Wendy menjelaskan kepada saya rear seatnya memang di desain untuk baby bukan adult atau orang dewasa sambil menunjukanpengait kursi bayi di bagasinya.
Tak lengkap rasanya jika saya berkunjung ke stand Honda tanpa memphoto model atau SPG yang pasti look so JDM enough. Hey..i meet you again girl. Bisa dibilang model yang satu ini menjadi langganan pihak Honda setiap mengadakan pameran. Mungkin karena wajahnya yang look so JDM dan smile nya yang so i-VTEC atau kicked in ya! (nendang). Benar-benar the power of dreams bagi saya.
Or this JeyDeyEem girl on CR-Z
Tak lengkap rasanya jika saya datang ke sebuah Motor Show tanpa berkunjung ke stand Subaru. Kebetulan Subaru Surabaya saat itu hanya memajang 2 mobil andalannya, termasuk Subaru XV yang lagi di promosikan pihak Motor Image Singapore untuk bersaing di kelas family car atau MPV dengan dipersenjatai dengan 150 ps/196 nm FB20 2.0 lt DOHC Horizontally Opposed atau Boxer Engine, Lineartronic CVT, dan akhirnya senjata pamungkas yang mampu mengknock out pesaing-pesaing di kelasnya, AWD atau All-Wheel Drive system nya. Cukup dengan 330 juta.
Tak lupa juga Sport car andalan Subaru Jepang, Impreza WRX STI A-Line. A- Line merupakan versi matic nya Impreza WRX STI. Walaupun matic namun fitur dan tenaganya sama dengan versi manualnya.. Tetap memakai 300 hp EJ25 2.5 lt DOHC turbocharger boxer engine Subaru Intelligent Drive (SI-Drive) , dan AWD.
Karena saya dan para crew Subaru Surabaya sudah seperti keluarga besar, saya pun menyempatkan berisitirahat di stand Subaru sambil membahas mengenai anything about Subaru. Saya pun dengan senang hati bisa menceritakan pengalaman saya test drive Subaru BRZ dan XV di Jakarta dan jalanan Singapore, sehingga bisa memberikan masukan untuk para crew Subaru Surabaya yang saat itu sedang memasarkan varian XV dan BRZ. Dan mereka juga pengen merasakan seperti apa rasanya memegang camera SLR dan menjadi seorang pers seperti saya yang selalu memphoto apa saja.
Termasuk mempraktekan cara memphoto yang benar namun sedikit salah atau aneh akan objek potonya. Trust me, Anda sudah melihat poto saya selama ini, tidak mungkin saya memphoto kepala plontos ini. Dan inilah salah satu karya crew Subaru Surabaya ketika mencoba menjadi pers.
Ketika saya hendak pulang tiba-tiba cuaca di luar turun hujan. Saya pun akhirnya menngurungkan niat saya untuk pulang, dan memilih berteduh di loby tempat pameran tersebut. Selama saya duduk dan berteduh di lobby, saya pun melihat hamper setiap merek mobil menyediakan fasilitas test drive car untuk calon pembelinya
Karena ditunggu tunggu hujannya tidak kelar-kelar, maka saya putuskan untuk nekad pulang, tetapi karena saya kelaparan, sayapun memutuskan untuk makan sebentar sembari berteduh. Dan menu makan malam saya di tengah gerimis mengundang ini adalah, sop ceker ayam herbal. Dan es the ala nyonk yang ditambahin lemon untuk sop cekernya. Rasanya mamamamia, uenak tenan, hangat, lezat, dan gratis. Kenapa gratis, karena kebetulan saya duduknya secara tidak sengaja bersebelahan dengan Bella racing Delta Prima Malang bersama mama-nya. Jadilah saya mendapatkan makan malam gratis. Thank you Bella racing.
-Bayu Sulsityo |nyonk|








































