Perfourm kini mulai bergerak untuk melakukan program-program kerja nya yang sempat tertunda beberapa waktu lalu. Meskipun hanya saya seorang diri saya yang menghandle acara ini, namun karena responsibility dan juga wes kadung trisno (sudah terlanjur sayang) dengan dunia otomotif. Well, the show must go on. Jadillah saya membuat sebuah event meet lanjutan dari beberapa meet yang saya buat sebelumnya (EG6 Meet, RWD meet, dan Impreza meet), kini After hour meet yang berisi mobil sport car.
Kali ini saya bekerja sama dengan pihak Ciputra Mall dalam hal penyedian area parkingnya sebagai tempat meet. Sebenarnya malam itu saya hanya minta beberapa space saja untuk Evo Meet, karena pikir saya pemilik Mitsubishi Lancer Evolution atau pun EPO (GLXi convert to evo). Tapi ternyata saya diberikan tempat parker yang cukup menampung sekitar 30 mobil. Jujur saja perasaan saya senang campur bingung,alias galau mendadak bagaimana memenuhi 30 slot parkiran dalam tempo waktu 3 jam dengan mobil-mobil sport di Surabaya.
Saya pun mulai mulai melakukan broadcast sms kepada teman-teman saya pemilik sport car. Jawabannya tentu Anda bisa tebak, yaitu kenapa mendadak? Mendadak karena saya baru tahu, kalo saya dapat space yang besar pada hari H ketika saya iseng-iseng mengecheck venue. But, thank for all my friend yang rata-rata pembaca Perfourm. Mereka pun menyempatkan diri datang.
Satu persatu mereka pun datang dengan mobil mereka masing-masing, meskipun telat. Ya its ok lah.
Evo meet, adalah ide awal saya untuk membikin Perfourm After hour meet ini. Dari dulu memang saya bercita-cita untuk mengumpulkan Lancer Evolution yang ada di kota Surabaya, baik itu yang Evo ataupun atau pun EPO, sebutan saya untuk lancer local yang di convert dengan part EVO. Karena VR-4 juga termasuk varian sport car dari Mitsubishi yang jumlahnya lebih sedikit daripada Evo, akhirnya saya menggabungkan VR-4 bersama Evo.
Malam itu Evolution yang bisa menghadiri event kali ini hanya berjumlah 3 unit. Banyak dari pemilik Evo yang saya hubungi, tidak bisa hadir karena Evo nya sedang di repair. Jika di kumpulkan mungkin ada sekitar 10 Lancer Evolution, dari III hingga yang terbaru, Evo X.
Lancer yang paling tua saat itu adalah Epo IV Polomas Surabaya. Basic dari mobil ini adalah Lancer GLXi local yang sudah di conversion atau facelift ke Evo IV lengkap dengan body kit dan system All Wheel Drive nya. Bahkan kaca belakangnya pun sampai diganti (ada wipernya).
Engine nya mengadopsi 4G63T comotan dari Lancer Evo IV. Walaupun terlihat standart namun, mesin legendaries dari Mitsubishi ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 280 hp. Total yang Anda harus Anda keluarkan jika ingin merubah tampilan lancer lokal Anda menjadi EPO adalah 150 juta rupiah, 75-100 juta halcut engine+awd, sisanya buat ongkos dan setting sana-sini.
Meet the MR. Malam itu saya kedatangan 2 buah Lancer Evolution yang cukup special and rare, yaitu MR atau Mitsubishi Racing version. Yang berwarna kuning adalah Stripes Evo VII MR, dan yang merah Myb Evo IX MR. Walaupun beda generasi namun kode chassisnya tetap sama, CT9A. And seperti biasanya, carbon looks good on Evo.
Pada Lancer Evo VII MR berwarna kuning ini bagian enginenya hanya dimodifikasi pada sector radiator, housing, dan open air filter saja.
Sedangkan pada Myb Evo IX MR ini modifikasinya sudah lumayan soft core. Aluminum radiator, piping, intercooler, dan open air filter. No wonder this redex set 8,2 second for 201 meter.
Dari VR-4, ada 2 buah VR-4 yang menghadiri event meet ini. Elysium VR-4 milik Henry (silver), dan juga Myb VR-4 milik Firman (hitam).
Dasarnya ke-2 mobil ini adalah Mitsubishi Galant Hiu lokal yang di swap dengan mesin 276 hp 6A13TT 2.5 Lt V6 plus all-wheel drive nya VR-4.
Dengan mengupgrage engine swap 6A13TT dan all-wheel drive plus re-tune sana-sini, maka horsepower yang Anda dapatkan cukup besar dibandingkan dengan Galant lokal yang hanya bermodal mesin 176 hp V6 saja. Bahkan dengan modal seperti ini, Firman Myb dengan mudah meraih waktu 8,8 detik untuk jarak 201 m. Total biayanya untuk merubah galant lokal Anda menjadi VR4, adalah 100 juta an (halfcut+awd+setting include)
Banyak teman saya yang rata-rata para car enthusiast Surabaya yang datang untuk bergabung dalam event meet ini. Mereka semua datang, bertemu, berkenalan, lalu saling share mengenai apa saja yang berbau tentang mobil. Salah satunya adalah teman saya Erik (jaket hitam, berkacamata) dari Singapore yang kapan hari mengajak saya berkunjung ke HKS Garage R Singapore. Kebetulan si Erik lagi mudik ke Kediri dan Surabaya, makanya dia bisa mampir ke event meet ini.
Menurut temana-teman sesama car enthusiast yang datang pada waktu itu, suka dengan tempat ini, dan menyarankan saya untuk membuat agenda meet tetap untuk kota Surabaya.
Well, tenang saja guys, Meet sudah masuk dalam time line schedule Perfourm. So, tunggu invitation dari saya selanjutnya
Saya malam itu dibantu oleh Noe, salah satu team Perfourm yang bertugas sebagai designer. Malam itu Noe tidak memphoto, namun mencoba untuk membuat video. Namun sayang, baru syuting sebentar, battery nya sudah ko it.
Dan tentu saja, misi saya malam itu juga adalah mengumpulkan saudara kembar atau brother in law nya dari sport car yang lagi naik daun saat ini, Subaru BRZ danToyota FT-86. Sebenarnya kurang satu lagi saudaranya, yaitu Scion FR-S. Namun sudah ada BRZ dan FT-86, saya dan teman-teman yang hadir toh sudah cukup senang.
FT-86 putih milik Derel ini sudah di modifikasi pada sektor engine dan juga exhaust nya dengan menggunakan produk HKS pada Oilmart Motorsport Surabaya. Seperti HKS open air filter, HKS Intake piping, HKS oil cap, dan HKS Legamax premium exhaust. Harga HKS exhaustnya sendiri sekitar 15 juta rupiah, muffler only. Sementara BRZ milik Hando, masih standart pabrik, tapi tunggu saja kejutan dari Hando I-SPEC.
Banyak orang yang penasaran akan 2 mobil yang satu ibu tapi beda bapak ini. Mereka selalu membandingkan-bandingkan dan mencoba mencari perbedaan yang ada. Terlebih lagi ketika mereka melihat engine FA20 nya, kembar siam plek. Bahkan Pak Eri dari Honda Surabaya Center sendiri saya amati sempat tolah toleh ke ke kiri dan kekanan, mencoba melihat perbedaan dari mesin FT86 dan juga BRZ.
Well, selain ada Evo, VR-4, FT-86 dan BRZ. Ada juga clan dari RWD lainnya yaitu SP Garage LengZai Mazda RX8 SE3P milik si Michael Madmike dan BMW 1M milik Jason dari MOCI (M Owners Club Indonesia Surabaya)
Jujur saja, saya baru kali ini tahu ini mobil namanya 1M bukan M1. Pikir saya dulunya namanya M1, eh ternyata banyak orang selain saya juga yang kepleset penyebutannya, bahwa yang benar adalah 1M (1 series). 1 Milyar maybe? Bekas atau 2nd nya saja seharga 1,6 M. Pertama kali saya melihat mobil ini yaitu di Orchard road Singapore 6 bulan yang lalu.
Engine baynya sendiri terdapat mesin versi twin turbocharged dari N45 yang ditemukan pada mobil 335is dan Z4sDrive35is. Sebuah mesin 3.0 liter inline six-cylinder yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 340 hp/332 lb-ft. Dan berakhir pada six speed transmission . M shift know, Final gear 3.15:1 , dan LSD.
Dari clan Honda Boys, yang datang pada saat itu ada Honda CR-Z, padahal saya sudah menginvite NSX dan Type R untuk bergabung dalam event ini. Sedangkan Pak Yudi dari Olimart Motorsport malam hari itu datang menggunakan Mini Cooper, karena Evo nya pake acara ngadat ketika hendak dibawa ke acara meet ini.
Tak lama kemudian, Honda Accord Euro R CL7 milik Hendra Myb pun akhirnya datang di saat-saat injury time. Tampaknya Hendra sedang terkena demam ala Stance, buktinya CL7 nya di buat ceper abis ala Stance. Bodykitnya juga mengadopsi Mugen Power CL7 body kit.
Engine nya tetap generasi terbaru dari high performance engine Honda, K20A yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 220 hp. Tapi untuk si Euro R yang satu ini, sepertinya over 220 hp.
Sebelum acara meet malam itu berakhir ada baiknya saya mengabadikan para car enthusisast Surabaya yang sudah datang ke Perfourm Supa meet ini. Dari clan FT86 dan BRZ, ada Darel FT86 dan Hando Escaped I-SPEC dengan BRZ
Jason MOCI dengan BMW 1M dan Michael “The MadMike” Lengzai dengan RX8
Dari clan VR-4 ada Henry Elysium dan Firman Myb
Dari Evo, ada two brother racing, Rio dan Rian Myb AP Speed dengan Lancer Evolution IX MR CT9A
Pak Yudi dari Olimart Motosport dengan Mini Cooper nya.
Hendra Myb dengan Accord Euro R CL7 nya. Saya masih ingat, ketika Hendra baru turun dari mobil ini, langsung saja ada yang menawar mobil ini dijual atau tidak.
Kevin dan Pak Eri dari Honda Surabaya Center , yang malam hari itu terobati dengan hadirnya Euro R. Next time pasti ada NSX and another Type R
Dan inilah para car enthusiast Surabaya yang sudah mampir bersama mobilnya ke acara Perfourm Meet di Parking lot Ciputra World Surabaya beberapa waktu yang lalu. Ada Elysium, Polomas, SP Garage, Oli Mart, Myb, Stripes, LengZai. Moci, I-SPEC, dan Honda Surabaya Center. Thanx for comin guys. Tunggu undangan dari Perfourm selanjutnya.
Satu persatu kami pun meninggalkan area parking lot Ciputra World.
Seperti biasa, malam hari itu si MadMike ingin mengakhiri nya dengan acara drifting. Akhirnya saya pun mengajak Hando BRZ dan Darel FT86 untuk drifting di kawasan Surabaya Barat. Saya pun menumpangi BRZ Hando, dan tak sengaja Hando memutar mp3 Justin Bieber yang beauty and the beat. Saya bukan lah Nyonk Bieber fans, namun lagu ini punya kenangan buat saya. Karena selama 1 minggu di Singapore bersama Subaru, dari bangun tidur hingga mau tidur lagu ini selalu menemani saya di kamar hotel. Makanya , khusus untuk lagu si Bieber ini, can lah.
Akhirnya malam hari itu untuk pertama kalinya di Surabaya, Subaru BRZ dan Toyota FT-86 berjalan side by side. Kama pun sempat lama berjalan beriringan, namun di belakang kami adem ayem saja, tidak ada bunyi klakson. Mungkin mereka cukup bingung melihat mobil yang sama bentuk tapi beda merek, ibarat Toyota Avanza dengan Daihatsu Xenia.
Sayangnya karena , sesuatu hal, acara drifting malam hari itu tidak jadi. Dan akhirnya kami pun hanya nongkrong di tempat meeting point kami di sebuah gas station.
Dan mencari anak si bakul Tahu, Takumi Fujiwara, untuk diajak drifting bersama. Tapi sialnya, Takumi saat itu sedang cuti. Damn.
Yang unik. Ternyata RX8 si Mike ada juga kembarannya yang parkir pas di sebelahnya. Namun sayang, it’s just another matic car.
Jika Anda penasaran juga aksi drift BRZ dan FT-86 ini, stay tune terus di Perfourm. We’ll show you how this BRZ drift. Later….
-Bayu Sulistyo |nyonk|

















































