Djarum Black Dyno Attraction kembali diadakan dan kota pertama yang dituju untuk roadshow adalah Malang, dengan berbekal sedikit rasa sakit hati karena saya tidak bisa pulang ke kota asal saya yaitu Surabaya, akhirnya saya menyempatkan diri untuk datang ke acara ini. Ya, setidaknya saya akan bertemu beberapa orang baru dan teman baru saat meliput acara ini.
Ternyata cuaca sedang tidak bersahabat hari itu. Malang yang diguyur hujan membuat dyno test ditunda, memang akhir-akhir ini kota Malang hampir setiap siang sampai sore selalu hujan. Saya tidak tau apakah memang seperti itu setiap tahun atau tidak karena saya baru beberapa bulan tinggal di Malang. Hehehe…
Setelah hujan reda barulah saya berkeliling untuk melihat lahan parkir yang digunakan untuk kontes kecil-kecilan dalam rangka meramaikan dyno attraction ini, sebagai pemanis lah
Dan seperti biasa, mobil-mobil yang dikonteskan rata-rata adalah city car seperti Honda Jazz dan sekelasnya. Why? Because eyecatching!
Inilah kegiatan yang saya temui ketika sedang berjalan menuju venue, demi kenyamanan kelangsungan acara panitia juga harus melakukan apapun. Contohnya ya kerja bakti seperti ini. Ganbatte!
Bayangkan saja jika venue becek dan sexy dancer muncul untuk menghibur para penonton, jadinya adalah becek dancer. Hahaha.. Tapi tidak tau kenapa, ada yang kurang saja ketika saya melihat kakak-kakak ini dancing. Are you feel the same?
Sebagian besar pengunjung yang datang ke acara ini pasti berpikir bahwa puncak acara yaitu melihat mobil tercepat dan ter-keren untuk difoto atau bahkan direkam, tapi tahukah kalian jika ada sebagian dari pengunjung menganggap puncak acara menurut mereka adalah penampilan sexy dancer? LOL
Dan Horsepower battle pun dimulai, mobil yang bagus untuk membuka acara dyno test menurut saya. Tapi apakah tenaga yang dihasilkan setara dengan tampangnya?
Ternyata kemenangan berpihak pada Honda Civic gen 6 ini, tenaga yang dihasilkan lebih besar daripada lawan sebelumnya. Mobil ini bertenaga sebesar 102,5 horsepower
Ternyata demam aliran modifikasi Hellaflush, Stance, Low is Everything masih menjamur saja di kota Malang ini, beda dengan Surabaya yang akhir-akhir ini mulai berganti ke aliran racing. Better low and not slow lah
Atau mungkin kami perlu mengadakan The First “Perfourm” Hellaflush Meet di kota Malang? Coming soon my bro, kami tunggu saran dan polling kalian
Tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan, semua butuh proses dan perlu untuk dirundingkan terlebih dahulu. Yo hellaflush boys, wait us!
Mungkin saat itu saya sedang ada dalam mode keep walking, rasanya ingin jalan saja memutari area kontes
And one more Hellaflush enthusiast. Old car, new style
Ngomong-ngomong soal old car, saya adalah pecinta old car/retro car. Terutama yang termasuk dalam Japanese Nostalgic Heroes. Dan kebetulan pada hari itu di kenjeran sedang ada kejurnas yang membuka kembali kelas nostalgia, ya untung nya disini saya masih bisa lihat nice retro car walaupun horsepowernya tidak berhasil mencapai angka 80
Walaupun tidak termasuk dalam Japanese Nostalgic Heroes, tapi Morris Mini Cooper ini paling banyak mengundang pengunjung untuk melihatnya dari dekat. Coba tebak apa yang membuat Mini Cooper ini menarik?
This is it! Mesin pabrikan Jepang pada mobil pabrikan Inggris, yang akhirnya mengantarkan mobil ini menjadi best city car. Seperti yang saya post di Instagram (perfourm), foto Morris Mini untuk teaser. John V-TEC Works!
Kelihatannya juri tampak sibuk dalam menilai, dan seperti biasa. Keputusan juri mutlak tetapi untung nya acara ini berjalan dengan lancar tanpa ada pihak yang merasa dirugikan
Hats off for this super sleeper little monster. Sekilas anda lihat mobil ini biasa saja dan standart, tidak seperti peserta dyno test lainnya yang rata-rata mobilnya sudah memodifikasi sektor mesin, but this mercy is V12 bro! S600 milik Eric ini akhirnya keluar sebagai juara 1 dyno N/A dengan menghasilkan 259,6 horsepower
Sayangnya Porsche Cayman dan Toyota 86 ini hanya duduk manis dibawah tenda kontes, pasti akan lebih seru jika kedua mobil ini ikut meramaikan dyno attraction dan pasti akan bertemu dengan Mercy S600 milik Eric tadi
Ataukah Ducati 1199 Panigale yang konon katanya memiliki 195 horsepower ini?
Meskipun dalam battle 1 on 1 BMW E46 Alpina ini kalah melawan Mercy S600, but you got style bro. BMW seri 3 bukan lawan yang sebanding untuk Mercedes Benz S class. S class for 7 series. 3 series for C class
The Ultimate Driving Machine ini hanya menghasilkan 111,5 horsepower, apakah anda kaget? sama
Rupanya quote “I’d rather push a BMW than drive Mercedes” tidak berlaku disini. Terpaksa si pemilik harus menutup kembali convertible roof dari mobilnya dan go home. Tapi setidaknya saya lebih memilih naik E46 cabriolet ini daripada S600. LOL
I’m not a big fan of european car, tapi entah mengapa BMW selalu mendapatkan tempat dihati saya, mungkin foto diatas ini alasannya
Di kelas Turbo, Honda All New Civic FD1 milik Ucil asal Surabaya ini berhasil meraih posisi ke-2 dengan 128,6 horsepower. Juara 1 Max Fedyanto dari Indo Pajero Community dengan 150,4 horsepower.
Saran saja kepada anda semua jika membawa anak, adik, atau saudara yang masih kecil. Mohon untuk dijangkau dan jangan lepaskan tangannya dari genggaman anda. Ya, tau sendiri lah maksud saya..
See you on Autoblackthrough Surabaya, I’ll be there and don’t forget to say Hi..
Best regards,
Adhyasaka Hutama
Instagram: @perfourm































